Salju dan Mimpi Masa Kecilku

Kuliah di Eropa adalah mimpi yang diperjuangkan untuk jadi kenyataan, disamping karena alasan akademik, ada hal jenaka yang menggugah imajinasi saya, menelan salju. Sejak kecil, setiap menonton film kartun, saya selalu tertarik dengan bola-bola salju yang disulap menjadi Snowman. Sejak saat itu, tertanam dalam benak saya, jika kelak saya melihat salju, hal pertama yang akan saya lakukan adalah guling-gulingan diatas salju sampai basah dan kedinginan, membuat Snowman, kemudian menelan salju secukupnya. Tidak ada alasan lain, kecuali merealisasikan mimpi masa kecil.

Setelah lebih dari 2 bulan observasi; wawancara dan studi literatur (biar kesannya terdidik, padahal maksudnya, ngobrol dan baca buku) ternyata sejak 7 tahun belakangan ini, turunnya salju dimusim dingin tidak semasif dulu. Hasil wawancara saya dengan beberapa mahasiswa/i asal Eropa menyatakan bahwa salju hanya turun beberapa hari dan dalam hitungan menit sudah meleleh, tidak pernah lagi menumpuk. Hal yang paling membuat saya sedikit kecewa, di Belanda tepatnya di Wageningen ‘tidak ada’ salju! Artinya, saya harus berkelana ke utara untuk dapat merealisasikan mimpi saya.

snow-angels

Guling Gulingan di Salju (sumber: http://www.picturesofbabies.net/snow-memories/)

Sekarang sudah musim gugur, seharusnya tidak akan lama lagi akan datang musim dingin dengan butiran-butiran putihnya, salju. Sayangnya kita semakin sulit memprediksi cuaca, perubahan iklim dunia (red: climate change) menjadi kendala utama. Saya adalah salah satu kontributor polusi dunia dan saya belum melakukan apa-apa untuk memperbaikinya, meskipun levelnya rendah. Namun, jika yang seperti saya jumlahnya jutaan di dunia, dampaknya tentu masif juga, ya. Jika mimpi masa kecil saya adalah menelan salju, sekarang mimpi saya berkembang, memastikan generasi penerus saya bisa menelan salju serupa atau lebih baik dari yang (akan) saya telan. Mungkin hal ini konyol, tapi prediksi para ahli dan kenyataan bahwa kondisi es di kutub semakin buruk bisa membuat mimpi ini kelak menjadi punya nilai, terkadang beberapa hal memang berkembang tidak pada masanya, kan?!

Netherlands di Musim Gugur, 2016.

Advertisements

About arsiyawenty

Traveler and Dream Catcher
This entry was posted in Jalan-Jalan, Sosial and tagged , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Salju dan Mimpi Masa Kecilku

  1. Fascha says:

    Ayo maen ke Stockholm, disini saljunya udah mulai menumpuk

    • arsiyawenty says:

      Hallo Fascha, salam kenal 🙂
      Wah mau banget, sekalian liat aurora ya, jika ada kesempatan pasti kesana, mungkin winter tahun depan haha *tahun ini eropa selatan dulu*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s