Tentang LPDP 2016 Batch 1 – Jakarta

Tulisan ini ditujukan untuk memepati janji saya pada diri sendiri “Jika saya lulus beasiswa LPDP maka saya akan membantu sebanyak mungkin orang untuk lolos LPDP, minimal 2 orang” Untuk itu berikut adalah rekam jejak perjalanannya:

  • Mendapatkan LoA Unconditional

Singkatnya, saya sangat percaya LoA unconditional masih sangat berperan dalam meningkatkan score dan value pendaftar (terutama untuk prodi yang tidak linear dengan prodi saat S1). Selain itu, setelah dinyakatan lulus, kita akan lebih santai tidak terburu-buru mencari kampus, meskipun LPDP memberikan waktu 1 tahun untuk proses tersebut.

Mencari informasi universitas selengkap mungkin dan melengkapi semua persyaratannya sekaligus memastikan universitas tersebut ada di list LPDP.

Tips: Pilihlah prodi yang menjadi prioritas LPDP. Dalam hal ini saya tertarik dengan kebijakan lingkungan, namun saya tidak mengambil subject tersebut dalam social faculty, namun memilih di engineering dan environmental science, dengan spesialisasi environmental policy. Tujuannya, strategi dan prioritas tadi 🙂

University of Sheffield: UoS

Wageningen University: WuR

Contoh Motivation Letter: Personal Statement – Arsiya Wenty

  • Melengkapi semua persyaratan LPDP

Setelah berhasil mendapatkan LoA Unconditional segeralah melengkapi persyaratan LPDP (bisa dilihat di: Beasiswa Magister – Doktor (LPDP)). Untuk proses seleksi bisa dibaca dalam tulisan berikut: Seleksi Substansi LPDP 2016.

Tips: Intinya ada di wawancara, oleh karena itu pastikan semua essay LPDP memiliki ‘benang merah’ dan tajam tepat sasaran. Pastikan wawancara berjalan lancar dan dijawab dengan tegas, bukan curhat. Jangan menangis saat psikolog mengajukan pertanyaan-pertanyaan sentimentil karena akan mempengaruhi penilaian kestabilan emosi dan kesiapan mental.

Prihal pekerjaan yang tidak sejalan dengan tujuan studi tidak masalah selama kita bisa menjelaskan alasannya dengan logis. Saya sebelumnya bekerja sebagai marketing supervisor sebuah perusahaan swasta di Jakarta, ketika ditanya kenapa tidak sejalan, saya menjawab jujur dan singkat: just for living.

Contoh Essay LPDP: Essay LPDP – Arsiya Wenty

FAQ (13 Maret 2016)

  • Apa saja yang dilakukan saat memantaskan diri?

Screening mata kuliah, memastikan saya bisa memahami lebih dari 80% mata kuliah yang akan diambil dan aplikasinya ketika kembali ke Indonesia. Banyak membaca jurnal terkait sekaligus memilih sejumlah topik yang mungkin bisa diangkat menjadi thesis. Belajar IELTS.

  • Punya LoA dulu atau dapat LPDP dulu?

Menurut saya lebih baik dapatkan dulu LoA Unconditional baru LPDP, sehingga saat interview bisa lebih percaya diri dan lancar menjawab. Selain itu, sudah memiliki data komparasi universitas yang memiliki prodi sejenis baik dalam maupun luar negeri, jadi bisa menjelaskan lebih objektif pada pertanyaan alasan memilih kampus tersebut.

  • Hal apa saja yang perlu kita pertimbangkan salam memilih prodi?

Do what you love and love what you — pastikan prodi yang diambil menarik sesuai dengan minat, sehingga selalu meningkatkan rasa ingin tahu. Kemudian perlu diperhatikan juga prioritas studi yang diajukan oleh pemberi beasiswa. Pertimbangan berikutnya adalah tentang manfaat prodi itu bagi pemberi beasiswa, untuk hal ini Indonesia.

  • Perbedaan seleksi dalam negeri (DN) dan luar negeri (LN)?

Perbedaan ada pada on the spot essay writing dan LGD, untuk DN dilaksanakan dalam bahasa indonesia, sedangkan LN dalam bahasa inggris. Untuk wawancara LN pasti menggunakan bahasa inggris, sedangkan DN bisa dalam bahasa indonesia bisa juga bahasa inggris, tergantung interviewer.

  • Apakah essay harus dalam bahasa inggris?

Untuk program LN on the spot essay wajib bahasa inggris, sedangkan untuk essay melengkapi persyaratan pendaftaran LPDP dibebaskan. Kalau saya menggunakan bahasa indonesia, namun jika bisa dikerjakan dalam bahasa inggris akan lebih bagus.

FAQ (14 Maret 2016)

  • Bisa ceritakan proses apply ke universitas untuk dapat LoA unconditional?

Untuk proses tergantung masing-masing universitas di website masing-masing sudah sangat lengkap to do list nya, kalau proses yang saya jalankan bisa dibaca dalam tulisan berikut: Proses Mendapatkan LoA – Wageningen University

  • Tipsnya apa untuk interview?

Tipsnya:
(1 )Jawab realistis, jangan suka terlalu bombastis. (2) Jawab dengan runtut, misal, dalam 2 tahun ke depan saya akan menyelesaikan studi S2 saya, lalu 2 tahun kemudian melanjutkan S3 dsb. (3) Gunakam bahasa yg formal tapi bukan kaku. Misalnya drpd bilang I just want to… busa diganti, In my opinion, I believe that… (4) Jangan songong ama interviewer. Nah ini biasanya berkaitan ama first impression, senyum seperlunya. (5) kuasai bidang dan materi yg hendak dituju (Steven, AAS Fellowship, 2016)

  • (cont.)

 

Advertisements

About arsiyawenty

Traveler and Dream Catcher
This entry was posted in Beasiswa. Bookmark the permalink.

2 Responses to Tentang LPDP 2016 Batch 1 – Jakarta

  1. wulanprasojo says:

    Hi Wenty,

    Congrats on your scholarship award!
    Been reading your blog for quite some times now. It’s so inspiring.
    I’ve got accepted myself to Univ of Sheffield and Univ of Aberdeen for engineering major. It’s my next plan to apply for LPDP.
    May I know, do you think that organization experience affect so much on the acceptance? It’s been a while since I got involved in organization.

    • arsiyawenty says:

      hallo wulan salam kenal 🙂

      menurut saya pengalaman organisasi berperan, terutama ketika bisa menyeimbangkan prestasi di kuliah dan organisasi. Kebanyakan mereka, suka orang-orang yang aktif tapi juga bisa mempertahankan prestasi akademik.

      Misalnya, seara akademik ada 2 orang punya score yang sama, namun LPDP harus memilih 1 diantara keduanya, mereka akan memasukkan penilaian dari sisi lain, juga berkaitan dengan leadership ya hehe.

      Good luck 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s