Do What You Love and Love What You Do (Keep Moving Don’t Settle)

Malam itu, ketika sedang IELTS Preparation di IALF Jakarta kelas writing, kami sedang membahas keterkaitan antara waktu yang dibahabiskan orang tua bersama anak-anaknya akan berpengaruh ke perkembangan psikologis si-anak. Singkatnya, kedekatan emosional anak dan orang tua juga berpengaruh dengan cara anak menghadapi masalah. Dalam kelas ini, kami masing-masing harus membuat essay yang menyatakan bahwa kami setuju dengan pendapat tersebut. Mr Simon (teacher) seperti biasa keliling kelas melihat pekerjaan kami sambil memberikan beberapa komentar dan saran. Tepat ketika dia melihat tugas saya, pertanyaan dia saya jawab sengan spontanitas dan membuat kelas ber-woow ria. Berikut kira-kira cuplikannya:

Simon: How do you usually solve your problems? Some people talk to their family, for instance their parents, and you?

Me: Actually, I talk to myself.

Sekilas mungkin ini terlihat becanda, namun untuk saya ini jelas kenyataan yang ada. Terbiasa menghadapi dan menyelesaikan masalah sendiri. Pulang dari les, saya mencoba merenung, kemudian terlintas sebuah teori yang pernah dipelajari saat semester 2 (tahun 2010): Child Welfare and Child Protection. Bahwa kedekatan orang tua dan anak akan sangat mempengaruhi perkembangan fisik dan non-fisik. Terlepas dari kedekatan anak dengan faktor eskternal, misalnya peers group. Ternyata saya bisa dikategorikan sebagai anak yang over-independent.

Ada banyak manfaat dari kondisi seperti ini, namun seperti dua sisi koin, akan ada sisi lainnya yang kurang baik. Sebagai contoh, anak tersebut menjadi sulit bernegosiasi terhadap hal yang berbeda dengan sudut pandang atau persepsinya — bener juga tuuh, gue banget.

Selama 5 tahun belakangan ini, saya sudah mencoba sedikit demi sedikit merubah cara pandang saya yang sulit menerima pendapat orang lain, ternyata lebih menyenangkan banyak mendengar daripada banyak berbicara. Hal ini juga yang menjadi alasan Allah menciptakan dua telinga untuk mendengar dan hanya satu mulut untuk berbicara.

Dari mata kuliah, renungan malam itu dan tulisan singkat ini, kelak kalau sudah berkeluarga dan dikarunia anak-anak, saya cukup mengerti pola asuh seperti apa yang seharusnya diberikan dalam zaman yang semakin ‘bebas’ ini.

Kembali ke poin awal tulisan ini dibuat, dalam menghadapi masalah saya lebih senang dan tenang menyelesaikannya sendiri. Kalau sudah sulit diselesaikan saya mulai menceritakannya kepada Allah, memohon petunjuk dan ampunan, Alhamdulillah hal ini masih selalu menjadi cara untuk saya menjalani kehidupan. Pada intinya hidup ini adalah menjalani semaksimal yang bisa dikerjakan dan menyerahkan segalanya di tangan Sang Pencipta.

Sebagai penutup, berikut adalah doa yang selalu memberikan rasa tenang menghadapi apapun dalam kehidupan:

Doa Ampunan“Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tiada Tuhan selain Engkau; Engkau yang menciptakan aku dan aku mengabdi kepada-Mu, dan aku berada dalam perjanjian dengan-Mu, ikrar kepada-Mu, (yang akan aku laksanakan dengan) segala kemampuanku; dan aku berlindung pada-Mu, dari kejahatan yang pernah aku lakukan, aku mengakui (dengan sebenar-benarnya) nikmat-Mu kepadaku, dan aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku, karena tidak ada yang dapat mengampuni dosaku, kecuali Engkau.”

Advertisements

About arsiyawenty

Traveler and Dream Catcher
This entry was posted in Islam, Sosial. Bookmark the permalink.

3 Responses to Do What You Love and Love What You Do (Keep Moving Don’t Settle)

  1. Ipunk Capunk says:

    wah, gue bgt juga tuh.. lbih bnyak mnyelesaikan msalah sndiri (walau akhirnya gak beres2) haha

    sayangnya, kadang Allah lupa tak dilibatkan dlm pnyelesaian msalahku. terimakasih inspirasinya..

  2. Gigie says:

    Baru nemu blog ini..
    ternyata orang depok..
    Haii…aku depok juga..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s