Membangun Mimpi yang Tertunda

Australia

Australia

Dari kecil saya sering sekali mendengar “Bermimpilah sebanyak-banyaknya” tanpa sadar makna yang sebenarnya terkandung dalam kalimat singkat tersebut. Hingga akhirnya saya dihadapkan pada keadaan ketika salah satu mimpi harus ditunda untuk jangka waktu yang hanya bisa dijawab oleh Yang Maha Kuasa (Serba Serbi Pernikahan). Menyerahkah? Trauma? — Alhamdulillah tidak, kecewa mungkin ia, manusiawi. Singkat kata: Bukan Jodoh, simple.

Karena saya terbiasa bermimpi, kejadian tersebut saya artikan sebagai petunjuk untuk mengejar mimpi lain yang sempat tertunda, salah satunya melanjutkan Master Degree di Australia. Alasannya sangat beragam mulai dari alasan akademis sampai alasan opportunis, hehe.

2008 adalah kesempatan pertama saya datang ke Universitas Indonesia, sebagai salah satu peserta English Competition yang diselenggarakan oleh FH UI. Pada saat itu juga saya mulai memantapkan niat untuk melanjutkan kuliah di UI, intinya “saya tidak akan kuliah kalau bukan di UI”. Alhamdulillah tercapai, 2009 menjadi tahun pertama saya kuliah di UI sampai akhirnya tahun 2013 nama saya bertambah panjang dengan gelar yang baru, sarjana.

'Jubah Akademis'

‘Jubah Akademis’

2010 menjadi tahun saat saya mulai merasa perlu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, Pascasarjana. Mulailah saya menyiapkan sejumlah hal, seperti dengan sengaja ikut IELTS Preparation Test di FIB UI untuk sekedar mengenal seperti apa IELTS. Namun, karena pada tahun yang sama mengikuti sejumlah Organisasi dan Kegiatan di Kampus, alhasil preparation ini hanya sekedarnya saja, kenal tanpa pemahaman mendalam. Lagipula sarjana dulu kan baru Pascasarjana, akhirnya mimpi ini harus ditunda.

2011 – 2012 saya mengejar mimpi lainnya, jalan – jalan, yang mungkin tidak akan bisa saya lakukan ketika nantinya sudah lulus kuliah, bekerja dan berkeluarga. Akan ada banyak tanggung jawab dan peran baru yang mungkin akan menjadi batasan bagi saya. Jadi tahun ini diisi dengan begitu banyak jalan-jalan saja, hanya untuk jalan-jalan. Sekali lagi, persiapan untuk menggapai mimpi studi lanjutan harus di tunda.

2013 – 2014 seharusnya menjadi waktu yang tepat mempersiapkan segala sesuatu untuk melanjutkan masa studi. Namun, karena pada tahun yang sama dipertemukan dengan seseorang yang awalnya saya perkirakan akan menjadi pendamping hidup, maka tahun ini lebih banyak diisi dengan persiapan untuk pernikahan, meskipun akhirnya bukan menjadi pendamping hidup, melainkan pembelajaran hidup. Untuk saat ini, mimpi yang ini harus ditunda.

2015 tahun baru semangat baru, akan menjadi tahun untuk memulai semua persiapan dari nol — dari awal. Februari akhir, tepatnya pada tanggal 24 Februari 2015 akan menjadi hari pertama saya memulai IELTS Preparation di IALF Jakarta, Insya Allah. Akan ada banyak tantangan yang harus dijalankan. Setelah begitu banyak penundaan, mungkin Allah ingin menyampaikan bahwa mimpi ini patut untuk diperjuangkan. Intinya, hidup itu mencari Ridho Allah, kalau memang sudah jalannya, semoga dilancarkan segala sesuatunya. Belajar dari pengalaman, tidak ada yang boleh dilakukan berlebihan kecuali, beribadah kepada Allah.

Daripada penasaran dan selalu berspekulasi, mari kita coba. Kalau tidak sekarang, kapan lagi. Siapa tahu dengan mengejar satu mimpi ini, akan banyak mimpi-mimpi tertuda lainnya yang bisa dicapai, ibarat pribahasa: Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Aamiin ya rabbal alamin. Bismillah.

Kampus Masa Depan

Kampus Masa Depan

Advertisements

About arsiyawenty

Traveler and Dream Catcher
This entry was posted in Beasiswa. Bookmark the permalink.

13 Responses to Membangun Mimpi yang Tertunda

  1. dannymono says:

    Semangattt yaa kak wen..kejar selalu mimpi-mimpinya 🙋
    S2 di Sydney jg salah satu impianku kak . Semoga mimpi kak wen lanjut kuliah S2 disana terwujud. Aamiin 🙏

    • arsiyawenty says:

      aamiin, terima kasih 🙂
      kamu juga semangat, semoga bisa sama sama S2 di Sydney 🙂

      • dannymono says:

        Iya kak insyaallah selalu semangattt 🙌
        Aamiin semoga bisa sama-sama S2 disana ya kak..
        Oia nanti naik gunung tetep jalan gak kak ? Hehe

      • arsiyawenty says:

        Aamiin, setelah memperluas pencaharian aku sekarang lebih tertarik melanjutkan kuliah di kiblat pendidikan dunia hahaha di Inggris banyak sekali program dan detail pendidikan yang ‘kece’, selain itu waktunya sebentar hanya 1 tahun.

        Yang pasti ngejer score IELTS dulu nih. Karena itu, kebiasaan jalan-jalan aku kesampingkan dulu, lagi pula tahun-tahun sebelumnya cukup puas, mungkin sudah saatnya jalan-jalan lintas negara hehehehe 🙂

      • dannymono says:

        Baguslah lah kak jadi punya refrensi baru ..apalagi inggris. 😄
        Ada kesempatan buat lintas negara knpa enggak. Tp yaa bisa jadi racun kak nanti haha 😂

  2. ipunk capunk says:

    Mimpi adalah kunci
    Untuk kita menaklukkan dunia
    Berlarilah tanpa lelah
    Sampai engkau meraihnya

    ….
    Bebaskan mimpimu di angkasa
    Warnai bintang di jiwa

    Menarilah dan terus tertawa
    Walau dunia tak seindah surga
    Bersyukurlah pada Yang Kuasa
    Cinta kita di dunia selamanya

    Cinta kepada hidup
    Memberikan senyuman abadi
    Walau hidup kadang tak adil
    Tapi cinta lengkapi kita

    Laskar pelangi takkan terikat waktu
    Jangan berhenti mewarnai
    Jutaan mimpi di bumi

    Haha.. Nyumbang lagu nih.
    Smga wenty sekuat Laskar pelangi
    Teguh meraih mimpi sampai tercapai.
    Tuk kejayaan pribadi dan kejayaan negeri.

    #5060

  3. Zie Ahmadi says:

    Sktr lbh dr 2 mnggu yg lalu saya akses ke blog wenty,tp blognya udh dihpus,mrsa sprti sdh dan khlngan wlpun cm mngenal dlm dunia coretan,hr ni iseng2 searching trnyta muncul lgi dan semua tetap sm g da yg dihpus/hilng isinya..smpt trlintas pikirn knp blognya dihpus, jg brtnya2,brspekulasi..Syukur alhmdulillah wenty sehat..Semoga sllu diberi kesehatan sm Allah SWT dan diberi kemudahan dlm mncari ilmu yg bermanfaat..Aamiin..
    Salam

    • arsiyawenty says:

      Hallo zie apakabar? Ia ganti domain aja dgn nama sendiri, Alhamdulillah sehat, aamiin buat doanya, lagi mengejar yang bisa dikejar aja hahahaha

      • Zie Ahmadi says:

        Alhamdulillah kbr baik jg,senang blognya udh blik lg,update trs pnglmn yg seru2 dan mnjdi motivator yaa..ditunggu tulisan2 brktnya..
        Salam buat wenty

  4. Hafidh Frian says:

    Cerita hidup ini begitu menginspirasi, tetep semangat ya mbak, semoga tercapai apa yang dicita-citakan. Hasilnya nanti nggak akan jauh sama pilihan, usaha, dan doa kok.
    Salam kenal, Hafidh dari kaki gunung semeru 🙂

  5. arsiyawenty says:

    Hallo Hafidh, salam kenal 🙂
    Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini dan meninggalkan komentar.
    aamiin untuk do’anya.

  6. Pingback: Road to Sheffield | Rediscovering the Meaning of Life

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s