Discovering The Amazing Moment in Malang

Untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di Ujung Timur Pulau Jawa, saya semakin yakin Indonesia punya segalanya. Perjalanan di tengah masa UAS tidak mengurangi kegembiraan, meskipun dikerjar deadline tugas dan makalah tidak menyurutkan semangat saya untuk berkunjung ke Kota Apel. Perjalanan singkat akhir pekan ini sangat berkesan, 1-3 Juni 2012, menyambut Juni di dinginnya Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dan Indahnya Kota Wisata Batu.

Soekarno Hatta – Juanda – Bromo, 1 Juni 2012.

Sedikit berlari menuju Gate C2 Soekarno-Hatta akhirnya saya terbang juga bersama salah satu anak perusahaan Garuda Airlines, Citilink yang take off 17.40 WIB. Sekitar pukul 19.00 WIB saya tiba di Bandar Udara Juanda, Surabaya. Setibanya di Surabaya saya sangat lapar sekali, dan atas rekomendasi seseorang perjalanan menuju Malang ditunda sedikit dengan berkunjung ke Restoran Handayani. Restaurant ini indah, ketika tiba kita disambut dengan alat berdagang tradisional, saat masuk kita juga disambut dengan lagu-lagu yang menenangkan, lengkap dengan seafood lezat khas Surabaya.

Penjualnya manis ya? hahaha

Musik Tempoe Doeloe

Pukul 23.00 WIB akhirnya saya tiba juga di pos untuk menuju Bromo Cottagesebelumnya kita harus menikmati dinginnya udara malam dengan minibus menuju penginapan, jalan berkelok dan kabut tebal terasa begitu mistis, 4o menit saya habiskan dengan memandangi langit malam Bromo. Saya tidur lelap sekali, meskipun hanya 2 jam, karena harus berangkat menuju Pananjakan I untuk menikmati sunrise.

Transit Hotel – TNBTS

Bus Menuju Bromo Cottage

Penginapan di Bromo

Ini Cottage-nya, nyaman ya.

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, 2 Juni 2012

Bangun tepat pukul 03.00 WIB, saya pasti tidak mau ketinggalan menikmati sunrise, pagi itu saya naik geep untuk menuju Gunung Pananjakan, merupakan tempat paling pas untuk menikmati sunrise dan melihat kemegahan Mahameru. Namun sayang sekali, karena pagi itu kabut tebal menyelimuti dan hujan gerimis tiada henti, saya sama sekali tidak kesal ataupun marah, saya ambil hikmah, kabut dan gerimis ini petunjuk bahwa saya diminta untuk datang kembali kesini dilain kesempatan. Akhirnya pukul 06.00 WIB saya menuju persimpangan jalan antara jalan menuju Gunung Bromo dan yang menuju penginapan, berhenti sejenak menikmati pemandangan.

Geep Sewaan

Pemandangan Di Persimpangan Jalan

Saya tentu tidak melewatkan untuk menikmati pemandangan Lautan Pasir, berjalan mendaki menuju Kawah Aktif Gunung Bromo, dan berlarian ditengah badai pasir yang menganggu pernapasan dan penglihatan, namun fenomena alam ini tidak saya lewatkan begitu saja, dan jadilah saya ditengah badai pasir, ketika semua orang berlari menghidar, saya tetap ditengah badai. Tepat pukul 09.00 WIB saya meninggalkan pemandangan indah itu, menuju penginapan, sarapan, mandi dan bersiap menuju Kota Wisata Batu.

Ditengah Lautan Pasir

Livelihoods

Badan terasa ringan setelah iseng berlari-lari ditengah badai pasir, namun rasa lapar begitu menghambat konsentrasi untuk menikmati jalan berkelok menuju Pasuruan, jadilah saya tertidur dan bangun ketika sudah tiba di Restaurant Kontri, makan siang dimulai. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Kota Wisata Batu, pukul 19.00 WIB saya tiba di penginapan berikutnya, indah dan dingin, check in Klub Bunga. Penginapan ini dekat dengan berbagai tempat wisata, Jatim Park I, Secret Zoo, Batu Night Spectacular, dsb. Saya beristirahat, untuk melanjutkan perjalanan pagi menuju Secret Zoo atau biasa dikenal juga dengan Jatim Park II.

Klub Bunga

Kolam Renang

Nyamannya Klub Bunga

Secret Zoo, 3 Juni 2012

Jatim Park II atau biasa juga dikenal dengan Secret Zoo merupakan kebun binatang modern, biaya masuk Rp 75.000 disana kita akan melihat beragam satwa dari beragam negara. Pemandangan tak kalah indah adalah Gunung Arjunawelirang, serta pemanfaatan lahan yang sangat cerdas, kita diajak berkeliling lahan yang terkesan luas, meskipun kenyataannya kita hanya dibuat berkeliling pada lahan yang sama.

Peta Peta Peta

Ipin dan Kawan Barunya (?)

Burungnya Baik -__-

Negeri The Pooh

Majikan dan Hewannya

Puas menghabiskan waktu di Kota Apel, sampai juga pada penghujung liburan akhir pekan, terbang bersama Lion pukul 18.00 WIB menuju penatnya kehidupan kota, tugas akhir yang sempat dengan sengaja saya tinggalkan sudah memanggil dengan gembira untuk dijamah dan diselesaikan. Saya siap datang kembali ke Kota Malang untuk menginjakkan kaki di tanah tertinggi Pulau Jawa. Bersiap!

Advertisements

About arsiyawenty

Traveler and Dream Catcher
This entry was posted in Jalan-Jalan. Bookmark the permalink.

4 Responses to Discovering The Amazing Moment in Malang

  1. rkholil says:

    kaya bocah lu wen hahaa

  2. pararang says:

    gak ada puncak ya kali ini… gak jadi naik ato emang gak direncanain naik?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s