Pisangsila, Obat Klasik, Khasiat Komtemporer.

Kalau buang air besar (pup) lebih dari 3x, indikasinya adalah diare. Diare oh Diare, seharian genap satu lusin sudah gue pup (rada gimana ya bahas yang begini), rasanya benar-benar seperti melayang, kosong, dan ringan. Beranjak siang, sengaja makan karbo (yaelah, nasi woy) dan dua buah pisang, berharap berhenti gue coba minum obat kapsul ternama di Indonesia. Dan,,, tetap sama, nihil (padahal udah makan pisang, terus kenapa?).

Setelah merasa tidak sanggup, akhirnya mencoba cara klasik hadapi masalah ini (masalah ya?ok),, berikut lima sila yang kemudian gue namakan, PISANGSILA ;

1. Membuat oralit : 1 sdt garam, 3 sdt gula, dan air 200ml, banyak minum air, dan minum obat bila perlu (kan ceritanya cara klasik)

2. Minum juice jambu (guava) tanpa es, tanpa gula, tanpa susu, hanya tambahkan 1sdt garam, aduk merata, dan minumlah (ya diminumlah).

3. Makan 15 lembar daun muda jambu biji, yang sudah direndam di air hangat (biar ilang kumannya, mungkin) lalu di makan perlahan, meskipun pahit, tapi manjur.

4. Untuk menjaga tubuh tetap bertenaga (karena sumpah lemes banget) makanlah nasi teratur dan hindari yang berminyak serta bersambal (pedas).

5. Tips dari gue diurut (bagian ini tentatif), karena setelah urut full body, badan terasa semakin ringan, dan siap beristirahat untuk mengembalikan pada keadaan normal, sehat dan bugar (lebay).

Meskipun tiap orang punya cara yang berbeda dalam mengatasi diare, namun prinsipnya sama, yang paling penting adalah, jaga kondisi cairan tubuh agar menghindari dehidrasi, serta hentikan intensitas pup sedini mungkin (aseeek). Bukannya tidak percaya pada obat-obatan atau tenaga medis, tapi mencoba obat-obatan tradisional buatan sendiri lebih nice aja, dan semakin terasa kalau sehat itu mahal harganya, semakin bersyukur, dan berniat (semoga ga niat aja) untuk menjaga kesehatan dengan juga menjaga pola makan dan tidur.

(notePISANGSILA, tetapi dalam setiap sila tidak terdapat kata pisang, ya begitulah adanya, karena pisang sudah menjadi pondasi dan nadi dari setiap sila, maka mencantumkan kmata pisang adalah kesia-sia-an belaka (yaelah, pret).

Pisangsila, Obat Klasik Khasiat Kontemporer

Sebenernya gue ga paham, apakah nyambung judul diatas dengan isi dari coretan ini, namun biarlah, yang penting bermanfaat (harapan semakin jauh dari kenyataan).

Advertisements

About arsiyawenty

Traveler and Dream Catcher
This entry was posted in Sosial. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s